Posts

Maka nikmat mana lagi yang kamu dustakan??

Tiba-tiba saya ngebet banget nulis, ingin share d blog. Ada satu kejadian 2 hari yang lalu yang ingin saya share di sini. Hari itu, saya bersama teman2 circle (club di kampus) seperti biasa mengadakan kunjungan bulanan ke Rumah Sakit yang bernama Nishibeppu byouin. Ya, inilah salah satu kegiatan rutin kami, mengunjungi pasien yang kurang beruntung secara fisik maupun mental. Pasien2 ini adalah mereka yang hidupnya selalu bergantung pada alat2 rumah sakit, karena tingkat imunitas merka pun dibawah normal. maka tak sedikit dr mreka yang telah menghabiskan lebih dr 10 th hidupnya d rumah sakit ini. Sedikit bercerita tentang latar belakang kegiatan ini, kami bekerjasama dengan salah satu NPO(yaa gampangannya kelompok kecil gitu) ibu ibu di oita yang mencoba mengusahakan terapi kecil2an melalui musik. Maka kami pun bernyanyi lagu2 riang, memainkan musik bersama mereka, perawat, dan pasien di sana. Jujur saja, hampir 2 th lalu pertama kali saya diajak ikut kegiatan ini dengan teman say...

Kami Berani Bermimpi

Assalamu'alaykum :D Lama sekali rasanya tak jumpa dengan blog ini. Terakhir kali saya post tentang Morning Sick, bahkan saya tulis target2 menulis saya. Namun, tak ada post2 yang berkelanjutan setelah itu. Ironis sekali, haha.  Baiklah, saya yang sedang dalam masa liburan ini tiba2 saja kangen menarikan jari2 ini untuk berbagi cerita. yosh paling tidak saya mulai dari hari ini. Siang ini, tiba2 saya teringat perbincangan tadi mlam dengan sahabat saya, Sessy; Sessy : iya jek, jadi kita s1 ini kan masih general, ilmunya masih coba2, nah gimana kalo kita lulus trus s2 dulu, kita gali ilmu yang lebih deep trus stelah lulus kita terjun deh ke masyarakat, jadi ilmu kita udah mantep gitu, bisa lebih bermanfaat Jeki : enggak ses, kita ini kan s1 sekarang masih muda, kita bikin sibuk tuh diri kita dengan kegiatan, kita pupuk idealisme muda. Stelah itu, kita coba terjun ke masyarakat. Disitulah nanti kita akan belajar toleransi antara idealisme kita dan realita. setelah tahu realita...

Morning Sick

Good Morning! It’s been long time I didn’t write anything. Oh my ghost, when will myself get a writing habit??!! I’m a little bit being under pressured since I found my self in an awful laziness… :(( These days I always wake up late, getting myself in dream land again after praying subuh. Then, finally I’ll be truly wake up at around 11. And what I wanna say is, Facebook, You are such an addictive enemy! Yah, I’m really addicted in what they say social network. It was really hard to get free from it as internet connection is being one facility in my dorm. Then in the afternoon, I have saman dance practice for performance in some events. Oh, I’m really being helped of this activity, I can’t imagine if I don't have any practice, What will I do???? I’ll be immersed myself in Cyberworld, I guess. In night, sometimes I have circle activity. If not, I spend few time with my friend to do our holiday study program. I hope this program is worked till the end of holiday. I still have a lot o...

Thanks Sensei :D

It’s getting freezing lately. I just feel crazy when every morning I see a couple decimal number in weather news.  But then I just amazed, wondering how perfect God creates my body, a humankind, can survive in a ranges of temperature. Though, I still need adaptation, man! (just typed this sentence while glancing at my dry-cracked skinned finger) I did test today, though I still have 3 more next week. What I wanna say to my exam is : “thanks, you perfectly warmed my brain in this chill, lol”. I got a nice experience this afternoon. It started when me and my friend decided to waiting for the exam time in BII building, in front of SALC (language center room) and also language teachers office in 1 st floor. So, after we finished accounting class at 14.00, we did our plan. When we got there, I took a wudlu in bathroom since I need to pray dhuhr. Then, as usual, I walked to the place where I used to pray but I found people were practicing nihongo conversation there. Hmm, okay, it means ...

Having Future like them, can I??

In this chilly noon, I declare that I’ll keep up writing and sharing in such a routine once a year week as it was written in my this year resolution. (Oh God, don’t let me getting regret of making this resolution) Anyway, today I wanna share about the last episode of my favorite Indonesian TV program, Kick Andy. This morning- just call it morning though in fact it was already late morning as my clock’s needle had almost pointed on double 1 number- I just woke up and as usual, got my hand touched my laptop spacebar to wake it up from his sleep. I checked my email, and 1 of numbers of my new email (I’d prefer to write it in this way-a numbers of new email- to make myself seems like an important person, than to be honest that it almost all spams, lol) is from my mother. “If you have time, watch Kick Andy,” she said. Okay, I was too lazy to start weekend with either doing my homework or study, so I follow my mom’s suggestion. Then I went to the official website of Metro TV through t...

"I wanna be the best father for my child"

Hiyaa....lama sudah saya tak ngeblog dan nulis. Jadi malu sama kata2nya bang Tere, "menulis itu bukan masalah sempat tidak sempat, luang tak luang, ...." Allah, jangan jadikan jari-jari saya kaku ya...hehe :D Oke, back to the focus. Penasaran baca judul di atas? Bisa tebak siapa yang melontarkan kalimat di atas? Seorang bapak yang sudah punya anak? bukan. Seorang suami yang mempersiapkan diri menjadi seorang bapak? Bukan juga. Bapak saya? Ini lebih ngaco lagi, ehehe (eh, bercanda be, babe mah top dah jadi bapak, hehe)  Well, ini adalah ucapan seorang mahasiswa di kampus saya, a Japanese guy. Anw, saya denger pernyataan ini bukan dari dia secara langsung, tapi denger cerita dari senpai saya. Tapi, meski begitu, rasanya tetep saja ada rasa kagum saya untuk orang ini. Kisah punya kisah, tahun lalu, dia memulai perjalanannya keliling dunia, having World Trip. Satu tahun dia cuti kuliah, menjelajahi dunia by himself. Ketika ditanya, untuk apa kamu melakukan world trip ini...

It was the FIRST time....

Maaf sebelumnya, sebetulnya peristiwa ini terjadi sudah sekitar satu minggu yang lalu, tapi, berhubung saya tidak menyempatkan waktu untuk menulis kecuali menulis tugas esai saya, jadi, gomenne, baru nulis sekarang...hohho Dan parahnya, sekarang saya lupa itu kejadian terjadi tanggal berapa, hehhe, but it’s not really important, seperti kata guru sejarah smp saya dulu, “kalian tidak perlu menghafal tanggal, itu tidak penting, yang penting kalian paham runtutan kisahnya”...jadi...let’s start my story :D Sore itu, selesai kuliah jam 17.45, saya langsung ke student union, berhubung ada kegiatan club. Karena saya sedang tidak haid, maka saya pun ke toilet untuk wudhu, dan ambil rukuh plus sajadah, lalu ke lorong tempat sholat... Sesampainya di lorong yang biasanya, ternyata sudah ada sesosok laki-laki (halah) sedang sholat. Wew, it was the first time saya menemukan barengan sholat di kampus setelah 3 minggu (as jadwal kuliah pada beda2, t4 sholat pun beda2, g kayak di indonesia yang...